el gibrany

December 18, 2003

________________________[G a r i s]

Petir
Sang kilat melewati cakrawala malam. Wajah langit seketika terang benderang oleh sinarnya. Sang rembulan yang tampak redup, tertutup awan gemawan yang berpawai di atas bumi. Gerimis masih hiasi malam, berpesta dengan rintikan lembutnya.
Sepi
Lidahku terasa kaku. Berhenti tepat di depanmu. Ada kata yang terkunci. Kata yang indah. Seperti dulu…
Sendiri
Berdiri dalam pelukan alam. Pepohonan yang basah, rumput yang diam, tanah yang becek, hari yang gelap. Ranting yang patah, jatuh dari pepohonan tinggi. Dan terkulai kalimat saktiku.
Ada apa?
Ada jeratan tak terlihat. Menyayat kepedihan, menjadi dua. Menambah luka. Seluruh pengorbanan yang hangus, terkikis dan menjadi debu. Terseret angin, tersapu badai, dan terhempas dalam gelombang. Ough!…
Tapi tidak. Bukan itu…yang kontradiktif…yang ambivalen…? atau yang tersisih, yang termarjinal…apakah benar?
Apakah dua sisi mata uang, dan pribadi ganda?
Dan semakin menjemukan, yang meradang, memuakkan, gerah…
Kucoba lepaskan. Jubah yang gerahkanku. Mainkan nada senduku. Di kiasan angin. Yang tertidur pulas setiap kalimatku…untuk ungkapkan :
“Aku Sayang Kamu”

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://elgibrany.blogsome.com/2003/12/18/________________________g-a-r-i-s/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Solidaritas Kebersamaan
Hosting Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.