el gibrany

Rangkai, Serba-serbi, Sosial-BudayaMay 3, 2006 6:54 am

OBROLAN DI WARJOK
fun|x|ion: setuju. 100 % setuju tapi dengan syarat, di Bali tidak berlaku. Kalau perlu berlakukan sekalian syariat Islam di seluruh Indonesia tapi hanya untuk yang muslim saja..
DK-6160-LO : Bali nggak matching…
fun|x|ion : Kita punya budaya masing-masing, dan masing-masing berhak menjaga dan melestarikan budayanya…
kutalongcat: kalau begitu solusinya perda saja ya? Jadi masing-masing daerah punya aturan sendiri-sendiri untuk menjaga budaya serta adat istiadatnya…
fun|x|ion: mungkin…tapi tetap, menolak RUU APP lebih baik…
DK-6160-LO: aneh-aneh aja…kalo aku sih jelas…TOLAK! Nggak pake alasan…TOLAK TANPA SYARAT!!
z3n1maN : Norak tuh yang bikin RUU…hahaha
kutalongcat : hahaha
DK-6160-LO: itu khan kerjaannya Rhoma Irama yang sirik sama Inul
fun|x|ion: Roma nggak dapet goyangannya Inul sih :D
z3n1maN : iya, nggak dapet jatah ngebor…
kutalongcat : zzzzzzzz
z3n1maN : hapus aja dangdut…hapuskan dangdut! Musiknya senorak artistnya!
imelda^maruk : hahahaha…katanya lo seniman? Kok ngapus dangdut?
z3n1maN : ehuheue…
DK-6160-LO : kalo RUU jadi UU…ntar kita nggak bisa liat sumur* lagi di pantai kuta :p
kutalongcat : ???
fun|x|ion: usir pelacur dari Bali
kutalongcat : sekalian laki2 hidung belangnya…

*) sumur : kelamin wanita

(more…)

Rangkai, Serba-serbi, Sosial-Budaya 6:43 am

Beberapa tulisan dibawah ini adalah catatan yang tercecer selama hampir sebulan meliburkan diri dari dunia luna maya.
Catatan kecil seputar RUU APP yg dikumpulkan sebulan yg lalu, yg didapat dari hasil tanya jawab dengan beberapa sahabat di Denpasar, Kuta dan sekitarnya.

DESI, 20, Mahasiswi
Setuju. Lagipula sudah ada khan pasal-pasal khusus untuk kesenian, budaya, adat dan semacam itu? So?
Kalau saya lebih melihat pada aturan-aturan berpakaiannya itu, bagus untuk Bali juga, bahwa yang seharusnya privat tidak ditunjukkan ke ruang publik. Pendeknya, menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Ada fenomena menarik yaitu kecenderungan berpakaian remaja sekarang yang semakin berani. Contohnya di jalanan sering saya lihat, cewek-cewek terutama, pake baju ketat seksi punggungnya kelihatan. Itu yang sudah dianggap biasa. Ekstrimnya, ada yang sampai, maaf, belahan pantatnya kelihatan. Bukankah itu mempertontonkan sesuatu yang tidak layak kepada khalayak?
Hal-hal kecil seperti itulah yang seharusnya kita perhatikan dengan cermat, walaupun ada sebagian beranggapan bahwa pakaian bukan merupakan ukuran moral. Harapannya dengan adanya RUU APP ini dapat meredam atau mengerem hal-hal ekstrim semacam tadi agar tidak berubah menjadi biasa.

(more…)

Udah diapus neeh...