Hey malam apa kabar?
Sepinya malam ini menuntun khayalan hati pada dia yang tak lagi milikku…
Sayap-sayap mungil ini enggan terbang. Tapi satu sisi hati telah pergi. Hilang tertiup pengkhianatan yang luar biasa tak terduga. Dari cinta yang selama ini kugenggam.

Cinta kadang seperti pasir. Menggenggam cinta bagai menggenggam pasir. Terlalu erat menggenggam akan berserakan, tidak digenggam erat hilang kebawa angin.

Kali ini aku berpikir “mungkin aku terlalu erat menggenggam cinta.” Seolah dia yang terakhir. Karena berharap dia yang terakhir. Terlalu sayang kepadanya. Rasa takut kehilangan mengacaukan segalanya.

07.04.07/01:04 wita/my room