Adalah petir yang menukik tajam
Membelah awan gemawan yang terang
Sang kilat terus menyambar diatas air
Yang sebelumnya bisu tanpa sedentingpun suara
Dan terbelahnya cinta-cinta…

Sang angin hanya termangu
Duduk terdiam diatas bebatuan disana
Di puncak bukit sana
Menyaksikan cinta-cinta yangh berserakan,
Yang mengapung di danau
Yang hampa, yang runtuh…
Hai biduk kecil, segeralah berlayar
Turuni bukit dari sungai ini
Berangkat menuju pantai, pergilah ke laut…
Apa yang tersisa, bawalah…
Apa yang terkenang, kenanglah…
Kayuh lagi, kembangkan lagi layar ini
Temui cinta lagi
Dengan kepingan-kepingan hati
Kau jamah, kau rengkuh lagi
Cinta yang lain
[dewa patahatie][070207]











