CIREBON – Ketua DPD Partai Golkar yang juga Bupati Indramayu H Irianto MS Syafiuddin (Yance) menyatakan kesiapannya untuk memimpin para ulama se-wilayah III Cirebon untuk berunjukrasa ke Gedung Sate Bandung, apabila Danny Setiawan kembali terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat dan mengabaikan aspirasi pembentukan provinsi Cirebon. Orang nomor satu di Indramayu itu akan memfasilitasi para ulama dan mendesak Gubernur Danny untuk merealisasikan pemekaran provinsi Jabar.
“Kalau Pak Danny terpilih kembali jadi Gubernur Jabar, pembentukan provinsi Cirebon akan lebih mudah. Karena Pak Danny sendiri telah berjanji kepada saya apabila kembali terpilih akan mengakomodir aspirasi pembentukan Provinsi Cirebon,” ujar H Yance saat mensosialisasikan pasangan Cagub-Cawagub Danny Setiawan-Iwan Sulandjana (Dai) dan pembentukan Provinsi Cirebon di Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Kamis siang (20/3).
Kegiatan yang diberi nama Silaturahim Ulama Korwil Cirebon bersama Yance untuk mensosialisasikan Dai dan wacana pembentukan Provinsi Cirebon itu diikuti sekitar 150 kyai ulama se-Ciayumajakuning. Turut mendampingi Yance saat memimpin pertemuan itu, Pimpinan Ponpes Kempek yang juga Ketua MUI Kabupaten Cirebon KH Ja’far Shodiq Aqil Siroj, Ketua DPRD Indramayu H Hasyim Djunaedi SAg dan Tokoh Ulama Cirebon KH Hasanudin Kriyani. Hadir juga, para Ketua MUI dan Ketua PC NU di Ciayumajakuning, diantaranya KH Ahmad Djamali, H Juhadi Muhammad, Ketua Panitia
Persiapan Pembentukan Provinsi Cirebon (P4C) tingkat Kabupaten Indramayu, Makali Kumar bersama 5 anggota.
Di hadapan para Ulama, Yance dengan gaya khas-nya yang blak-blakan menuturkan, dukungan dirinya terhadap pasangan Dai, selain dilatarbelakangi rasa tanggungjawab sebagai kader Golkar, juga komitmen Danny terhadap pembentukan provinsi Cirebon.
“Saat saya dipanggil Pak Jusuf Kalla, dia mengatakan pasangan Dai akan kalah kalau tidak didukung masyarakat Ciayumajakuning, terutama Indramayu sebagai basis PG. Saat itu saya menyatakan kesiapan dengan syarat keinginan pembentukan provinsi Cirebon diakomodir. Pak Jusuf Kalla setuju dan tidak mempersoalkannya. Bahkan Pak Kalla juga menyarankan saya untuk menemui Pak Danny untuk menyampaikan syarat tersebut,” kata Yance. yang mengenakan baju muslim dengan kapasitasnya sebagai ketua DPD PG.
Dikatakan, dirinya ngotot memenangkan Dai di wilayahnya dengan target 80 persen salah satunya demi kepentingan masyarakat dan daerah. “Kalau pasangan Dai menang tipis pada Pilgub Jabar nanti dan kemenangan itu ditentukan oleh masyarakat Ciayumajakuning, maka kita punya nilai jual tinggi sehingga mudah menagih janji ke Pak Danny untuk mewujudkan provinsi Cirebon. Bila perlu, saya akan memimpin langsung para ulama se-Ciayumajakuning, termasuk menyiapkan mobilnya untuk mendatangi Gedung Sate untuk menagih janji itu,” tegas Yance.
Sebelumnya, Yance memaparkan bahwa wilayah Ciayumajakuning yang terdiri dari 4 kabupaten dan kota sudah sangat layak untuk membentuk provinsi sendiri. Selain poten SDA, SDM dan Infrastruktur yang memadai, juga ditunjang dengan potensi pendapatan lima kabupaten dan kota (Ciayumajakuning) yang mencapai Rp 3,4 triliun per tahun. Selama ini, pendapatan Ciayumajakuning yang mencapai Rp3,4 Triliun itu disetorkan ke Provinsi Jabar dan hanya sekitar Rp1,1 triliun yang dikembalikan. Dengan membentuk provinsi sendiri, maka Rp3,4 triliun hanya dibagikan kepada 5 kabupaten/kota, sehingga percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Ciayumajakuning akan terwujud.
Yance juga mengatakan di Indramayu keinginan pemekaran provinsi itu bukan lagi wacana tapi kebutuhan mendesak. Bahkan saat ini di Indramayu sudah terbentuk Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Cirebon (P4C) diketuai Makali Kumar yang sekretariatnya di DPRD. P4C yang di dalamnya berhimpun para pimpinan Ormas, OKP, LSM dan Parpol tersebut bertugas mempersiapkan dan memfasilitasi tahapan-tahapan pembentukan provinsi di tingkat Kabupaten sesuai PP 78 tahun 2007, seperti adanya aspirasi masyarakat yang diwakili BPD, keputusan DPRD dan usulan kepala daerah. Yance mengajak ulama di luar Indramayu untuk turut memotivasi terbentuknya P4C dimasing-masing wilayahnya demi percepatan pembentukan provinsi Cirebon.
Pimpinan Ponpes Kempek yang juga Ketua MUI Kabupaten Cirebon KH Ja’far Shodiq Aqil Siroj mendukung langkah Yance untuk memenangkan pasangan Dai dalam Pilgub Jabar 13 April nanti demi kepentingan masyarakat Ciayumajakuning, terutama mewujudkan provinsi Cirebon.
“Kami siap mendukung langkah Pak Yance untuk memenangkan pasangan Dai demi terwujudnya provinsi Cirebon. Momentum Pilgub Jabar ini, harus kita manfaatkan untuk merealisasikan pemekaran wilayah provinsi, karena kita harus menjadi majikan di daerah sendiri,” jelas Kyai Ja’far.
Tokoh Ulama Cirebon KH Hasanudin Kriyani dalam pertemuan itu mengungkapkan harapannya supaya para bupati dan walikota di Ciayumajakuning segera bertemu untuk membahas wacana pembentukan provinsi Cirebon. Jika semua kepala daerah itu bertemu dan sepakat, maka keinginan pembentukan provinsi Cirebon bisa cepat diwujudkan. (mak)
RADARCIREBON.COM




Ko….. Yance ambisi banget…..
Udah jadi Pengusaha pengen jadi bupati.
Udah jadi Bupati pengen jadi Gubernur…..
Seandainya udah udah jadi Gubernur pasti….pengen jadi Presiden
Comment by ani........................ — May 22, 2008 @ 4:41 am