Hahaha…empat Puschasing Order masih numpuk di meja. PO yang pertama dari Mr Wade, Roll Up Banner ukuran 3×4 meter (bused.. mesin sering KO ronde ke-3 kalo ukuran diatas 10 m2). Yang kedua dari Mr Agung, dua lembar duplex untuk papan salon kacangan (masih mencurigakan..mungkin salon plus plus) ukuran 60×90 cm. Yang ketiga, Frontlite one side 160×60 cm, orderan dari Mr Wardana dari salah satu instansi pemerintah daerah yang minta warna aneh-aneh, yang kuitansinya udah di mark up sedemikian rupa. Yang keempat dari Mr Sodikin,  yang masih nunggak beberapa pesenan, stiker logo sebuah lembaga keuangan terbelakang, yang gak jelas eksistensinya dan kapabilitasnya, ukuran kecil cuma 80×80 cm, tapi 4 lembar.

Udah jam 4 sore, semua PO harus udah kelar hari itu juga (gendheng). Loh? Napa?

Sembilan ratus lembar kartu dari Yamaha lagi dikerjain, kudu kelar sore itu juga, 7 lembar duplex (juga dari Yamaha) hampir finish, 6 Lembar Foto + Bingkai 20 R udah siap (udah dikerjain dari pagi). Jam 4 sore itu Order dari Yamaha kudu semua kelar dan siap kirim. Ga mau tau. "Duluin yang punya Yamaha aja, hari ini dikirim!" Astaga… Jojo bersumpah "Seumur hidup gw ga akan beli motor Yamaha!"

Gimana dengan Order yang lain?

Sreet..empat PO di meja langsung disambar. "Koko, ini bawa aja ke Indo****. "&*&%$#" …. …." bla bla bla"

Dalam hati aku berpikir, Hmmm…Aguk dapet "Job Bagus" lagi neh, hehehe..

Tapi… beberapa menit kemudian. "Aan, kamu kerjakan ini semua," sambil nyodorin empat PO "bermasalah" tadi, "Malam ini harus selesai semua," Kata Big Boss. "Malam ini kamu lembur" Tambahnya.

Ahh, pulang gak normal lagi dah. Jojo dengan Wayan masih asik dengan potong memotong dan lipat melipat order Yamaha. Sedang duplex Yamaha yang tujuh lembar masih di lem-lem, tinggal dikit lagi. Wayan nyaranin ngerjain yang 4 PO tadi, tapi aku punya pertimbangan sendiri. Ntar aja, mesin bermasalah kalo ngeprint banyak dan panjang-panjang. jadi, aku kelarin dulu yang ada di depanku.

Udah jam 5, akhirnya kelar juga. Print siap, orang pura-pura siap, sip! Print. Print salon ok, print warung  soto ok. Print yang 3×4 meter. Hohoho…singkat cerita, 3 kali reject gara-gara sensor error. Anjrit! Hah! Untung print yang Oriflame bisa. Tinggal satu yang gambarnya Cagub Bali Mangku Pastika-Puspayoga…huhhuhuh…mesin ga bisa kompromi. Sampe 1/2 8 malem, gw nyerah deh…

Jojo masih bikin desain untuk Yamaha. Malem ini order, malem ini jadi!

Gw pulang. "Lho? Trus Yamaha-nya gimana? Harus selesai malem ini lho" Katanya.

Gak Bisa. Besok aja. Mesin rusak. Mending istirahat di rumah.

Gara-gara Yamaha neh jadi gini. Kali ini ikut Jojo aja "Seumur hidup gw ga akan beli motor Yamaha!!"

***

Terima order asal bisa!