Hela nafasku adalah ketenangan. Ketenangan yang terukur menyatu oleh kesabaran seorang pemburu. Aliran darahku adalah ambisi. Ambisi yang menderu setajam belati. Menusuk dan merobek badai, hempaskan berjuta-juta karang keangkuhan.
Setiap kata-kataku adalah misteri. Berjubah sutra keemasan, dengan emosi yang datar. Ambivalen. Menebarkan tanda tanya luar biasa. Dan jejakku adalah aroma bunga dan wewangian. Hanya makhluk luar biasa yang mampu menyentuhnya.
Dan kau jangan sesekali mengacau. Jangan sesekali menangis. Jangan sesekali tertawa. Dan jangan hanya diam. Akulah sang pecinta. Yang menggema di setiap sudut jiwa. Yang bertahta disetiap lorong jiwa.
Kabut yang berserak
Kerikil jiwa
Yang tersapu angkuhku
Yang hancur berdebu oleh kata-kataku
Seorang dengan egonya yang gila
Seorang lelaki yang merasa gagah
Seorang yang muak dengan kecengengan
Seorang yang tak henti berkoar
Saat pergulatan semakin menggila
#*
aanx@denpasar12agustus2003











