Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.
Konsep ini digagas pada Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai Program-program untuk Pencegahan AIDS pada tahun 1988. Sejak saat itu, ia mulai diperingati oleh pihak pemerintah, organisasi internasional dan yayasan amal di seluruh dunia. (wikimedia)
Sejak penyakit HIV/AIDS diidentifikasikan pada tahun 1983, HIV/AIDS telah menjadi pandemi dan problem kesehatan utama di dunia hingga saat ini. WHO pada tahun 2003 mengestimasikan 37,8 juta orang terinfeksi HIV/AIDS.
Pada tahun 2005 akhir estimasi menjadi 53,6 juta (UNAIDS report 2006). Dan pada tahun 2007 estimasi menggunakan perhitungan baru dengan jumlah 33 juta tetapi yang sudah meninggal 23 juta orang (UNAIDS report 2008).
Mengenai infeksi baru per tahun meningkat dratis dari 4 juta menuju 8 juta. Angka kesakitan tidak pernah menurun karena tidak ada penyembuhannya, penurunan angka kejadian terjadi karena kematian. (aidsindonesia)
Jumlah penderita HIV/AIDS yang sering disebut sebagai orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) di Indonesia melambung. Namun fenomena gunung es membuat laporan jumlah penderita selalu lebih kecil dari jumlah sebenarnya. Departemen Kesehatan (Depkes) mencatat sampai November 2008, ada 18.963 orang tertular HIV.
Jumlah ini jauh dari estimasi Depkes pada 2006, yakni 193.000 penderita. Bahkan, UNAIDS mengestimasi ada 270.000 ODHA di Indonesia pada 2008. (suarapembaruan)
Jumlah orang yang tertular penyakit Aids tetap meningkat di seluruh dunia. Menurut laporan terakhir Program Aids dari PBB, sekitar 40 juta orang terjangkit HIV dan 4,3 juta di antaranya baru tertular. Penyakit yang menyebabkan melemahnya kekebalan tubuh itu tetap paling banyak ditemukan di wilayah Afrika di Sahara Selatan. Di wilayah itu, hidup hampir dua pertiga dari seluruh jumlah penderita Aids di dunia. Meningkatnya infeksi HIV jelas ditemukan di Asia Timur dan Tengah serta di Eropa Timur. Menteri Perkembangan Jerman Heidemarie Wieczorek-Zeul mengumumkan akan ditambahnya obat-obatan dalam usaha pemberantasan Aids. (www.tor.cn)
Jadi, Lawan HIV/AIDS jangan setengah-setengah!
(aanx1208)











