Laki-laki yang membuatmu menangis
Laki-laki yang selalu membuatmu terisak
Laki-laki yang kau benci
Laki-laki yang menjengkelkan, memuakkan
Laki-laki itu
Laki-laki yang kau rindu saat dia tak di dekatmu
Laki-laki yang ingin kau temui saat dia jauh
Laki-laki yang selalu ingin kau peluk, kau pagut
Laki-laki yang begitu kau cintai
Laki-laki yang kini tak bersamamu
Laki-laki yang kini tak disampingmu
Laki-laki yang begitu berharga
Laki-laki yang begitu berarti
Laki-laki yang pernah memujimu setinggi langit
Laki-laki yang pernah membuatmu merasa cantik sepanjang hari
Laki-laki yang tak sanggup kau temui lagi
Adalah laki-laki yang benar-benar kau cintai
Dia juga laki-laki yang begitu mencintaimu
Yang sangat memahami hatimu
Yang paling mengerti
Tapi tak berdaya dan tersingkirkan
_ _!
Saat kau tak izinkan aku untuk terus memilikimu
Saat kau pergi dengan air mata
Saat hati tergores belati
Saat bintang tertutup awan gelap
Saat kau tak ingin lagi aku ada disampingmu
Saat kau tak ingin lagi aku ada disisimu, berjalan beriring
Menikmati tiap sore dengan riuhnya tawa
Saat detil senyuman yang pernah teruntai
Tiba tiba menghilang di sela cerita
Kenanglah saat yang terindah
Sayang, malam ini rautmu tak berhenti melintas di depanku
Senyum dan tawa itu…yang membuatku semakin luka
Aku merasa genggaman itu takkan pernah berakhir
Walau akhirnya aku salah…
Sayang. Aku rindu hatimu…
(Cirebon, Oktober 2007)

Apa yang terlintas









